Nyeri Dada Sebelah Kanan, Ada Apa Gerangan?
Rasa nyeri dada sebelah kanan bisa terjadi karena beragam penyebab. Meski demikian, nyeri dada tidak selalu berhubungan dengan masalah pada jantung. Senada dengan hal itu, nyeri dada sebelah kanan juga bukan berarti serangan jantung.
Pada tubuh manusia, dada menjadi tempat banyak organ dan jaringan yang bisa mengalami cedera. Ketika nyeri dada sebelah kanan terjadi, kemungkinan besar ada peregangan otot berlebihan, infeksi, nyeri dari organ lain yang berdekatan hingga stres.
Penyebab nyeri dada sebelah kanan
Gejala yang terjadi bersamaan dengan nyeri dada sebelah kanan bisa menjadi jawaban apa yang sedang Anda alami. Beberapa penyebab yang paling umum menyebabkan dada terasa nyeri adalah:
Peregangan otot berlebihan
Trauma atau peregangan otot berlebihan dapat menyebabkan nyeri dada sebelah kanan. Hal ini bisa terjadi apabila seseorang menggunakan bagian atas tubuhnya secara berlebihan saat berolahraga.
Tak hanya berolahraga, aktivitas yang memerlukan gerakan cukup ekstrem atau repetitif seperti memotong kayu hingga mengecat dinding juga berisiko menyebabkan peregangan otot. Solusinya adalah beristirahat atau mengonsumsi obat yang banyak dijual untuk meredakannya.
Heartburn
Bukan hanya ibu hamil trimester akhir saja yang mungkin merasakan heartburn, tapi siapapun bisa mengalaminya. Nyeri dada bisa terasa seusai makan, membungkuk, berolahraga, atau bahkan setelah berbaring semalaman.
Umumnya yang mengalami penyakit ini juga merupakan penderita GERD atau maag. Jika Anda mengalami heartburn lebih dari dua kali dalam sepekan, bisa jadi Anda menderita GERD.
Ketika asam lambung naik, yang terasa selain nyeri dada adalah rasa terbakar di tenggorokan, kesulitan menelan, hingga merasakan sensasi asam di belakang tenggorokan.
Pneumonia
Pneumonia adalah infeksi yang terjadi pada paru-paru. Penderitanya kerap mengalami batuk berlendir yang mengakibatkan nyeri dada sebelah kanan atau kiri. Bahkan rasa nyeri ini bisa terasa ketika bernapas.
Trauma di bagian dada
Nyeri dada sebelah kanan juga bisa terjadi akibat trauma atau hantaman pada bagian dada. Jika terjadi sangat kencang, bisa saja terjadi keretakan tulang iga.
Ciri-ciri lain yang terjadi biasanya nyeri dada yang semakin meningkat saat bersin, batuk, atau tertawa. Penderitanya juga akan kesulitan bernapas bahkan terjadi pembengkakan di tubuhnya.
Segera periksakan ke dokter untuk menghindari komplikasi. Jika cederanya masih ringan, dokter akan meminta Anda beristirahat beberapa hari untuk memaksimalkan pemulihan.
Kostokondritis
Nyeri dada sebelah kanan adalah gejala utama kostokondritis. Ini terjadi ketika tulang rawan pada tulang rusuk mengalami peradangan. Penderitanya kadang juga merasakan sakit di punggung dan perut.
Kolesistitis
Peradangan kantong empedu juga bisa menyebabkan nyeri dada sebelah kanan. Biasanya, hal ini terjadi ketika batu empedu menutupi saluran organ dalam. Selain nyeri dada sebelah kanan, terkadang juga terasa nyeri di perut kanan atas hingga bahu kanan.
Pankreatitis
Pankreatitis adalah radang kelenjar pankreas. Enzim pencernaan mulai bekerja dan aktif sebelum di keluarkan ke saluran pencernaan. Akibatnya, enzim ini menyebabkan iritasi sel pankreas dan organ tersebut mengalami peradangan.
Pemicunya bisa karena kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol atau adanya batu empedu. Selain nyeri dada, Anda juga bisa merasakan sakit di perut bagian atas hingga punggung.
Stres atau cemas
Tak hanya masalah fisik, rupanya stres atau rasa cemas dapat menyebabkan panic attack. Gejalanya mirip dengan serangan jantung dan bisa terjadi kapan saja. Seringkali, seseorang mengalami panic attack karena ada trauma atau stres yang menyita pikiran.
Selain nyeri dada sebelah kanan, gejala lain yang muncul saat panic attack di antaranya nafas tersengal, sakit kepala, vertigo, rasa kebas di tangan dan kaki, berkeringat, tubuh gemetaran, hingga pingsan.
Rasa nyeri dada sebelah kanan terjadi saat panic attack karena seseorang bernapas terlalu cepat atau terlalu dalam. Konsekuensinya, otot dinding dada bekerja secara berlebihan. Menarik napas dalam perlahan dapat menghentikan gejala ini.
Kapan harus ke dokter?
Anda perlu memeriksakan diri ke dokter apabila nyeri dada sebelah kanan terjadi dalam jangka waktu lama atau tidak sembuh setelah mengonsumsi obat tertentu. Segera periksakan diri jika ada gejala lain yang Anda alami seperti:
- Rasa sesak di dada
- Nyeri dada meluas ke punggung, rahang, hingga lengan
- Kesulitan bernapas
- Mual dan muntah
- Tekanan darah atau detak jantung sangat rendah
Pada banyak kasus, nyeri dada sebelah kanan belum tentu tanda penyakit jantung. Namun jika nyeri dada tak kunjung mereda, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter agar tahu bagaimana cara mengatasinya.
Sumber :



Komentar
Posting Komentar